PGAS Saham
pixabay.com

PGAS Saham, Profil Singkat Perusahaan Gas Negara dan Pencatatannya!

PGAS saham atau saham PT. Perusahaan Gas Negara Tbk dinilai jadi salah satu saham yang mempunyai peluang untuk masuk kembali ke dalam MSCI (Indeks Morgan Stanley Capital International). Ya, dengan membaiknya fundamental bisnis PGAS dan juga potensi bisnis energi yang menjadi faktornya.

Kesempatan PGAS untuk masuk kembali dalam Indeks MSCI memang terbuka lebar mengingat beberapa indikator fundamental yang terus membaik. Terlebih lagi, PGAS sendiri juga sudah pernah jadi bagian dari indeks MSCI ini.

Sejarah Pencatatan PGAS Saham

Perusahaan Gas Negara Tbk bergerak di dalam melaksanakan dan juga mendukung program pembangunan ekonomi serta nasional Pemerintah. Khususnya yaitu pengembangan pemakaian gas alam demi kepentingan masyarakat dan penyediaan volume gas, serta kualitas gas yang cukup bagi masyarakat. Perusahaan mayoritas merupakan milik Pemerintah Republik Indonesia.

Saham PGN mempunyai kode PGAS. Pemerintah sendiri melakukan penjualan saham pertama PGN pada tanggal 05 Desember 2003 yang lalu, seringin dengan gencarnya privatisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Tanah Air.

Perusahaan Gas Negara Tbk mendapatkan pernyataan efektif dari Bapepam-LK guna melakukan Penawaran Umum Perdana Saham (IPO) terhadap masayarakat sejumlah 1.296.296.000 dengan nilai nominal sebesar Rp 500 per sahamnya. Untuk penawaran harganya yaitu Rp 1.500 per saham. PGN kemudian melakukan pencatatan saham-saham tersebut pada BEI alis Bursa Efek Indonesia pada tanggal 15 Desember 2003.

Ketika pertengahan Januari tahun 2007, informasi komersialisasi gas viva pipa transmisi SSWJ yang asalnya dari manajemen PGN jadi faktor utama anjloknya harga saham Badan Usaha Milik Negara tersebut yang mencapai 23% hanya dalam waktu satu hari. Adanya sentimen negatif pada pasar modal tersebut berhubungan dengan kecurigaan bahwa PGN serta pemerintah menutup-nutupi tentang keterlambatan proyek itu yang mestinya telah beroperasi di bulan Desember 2006.

Namun ternyata tertunda sampai Januari 2007 lalu tertunda lagi sampai bulan Maret. Akibatnya, PGN mendapatkan denda dari pihak Pertamina senilai $15.000 per hari semenjak tanggal 1 November 2006.

Di tahun 2011 lalu, komposisi saham pemerintah mencapai 57% dan sisanya publik sejumlah 43%.

  • Saham Perdana @ Rp 1.500 dengan jumlah saham 1.296.296.000, pencatatannya pada 15 Desember 2003
  • Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing) dengan jumlah saham 3.024.691.000
  • Konversi MSOP I (2004-2006) dengan jumlah saham 215.637.305
  • Konversi MSOP II (2006-2007) dengan jumah saham 3.261.500
  • Konversi ESOP I (2008) dengan jumlah saham 53.551.388
  • Pemecahan Saham (Stock Split dengan jumlah saham 18.373.748.772, pencatatannya pada tanggal 4 Agustus 2008
  • Konversi Dana Proyek Pemerintah (2009) dengan jumlah saham 1.274.322.231

Pemegang PGAS saham yang punya 5% atau lebih saham PGN (30 April 2022) yakni PT Pertamina (Persero). Untuk persentase kepemilikannya sejumlah 56,964 persen. Pemegang saham pengendali PGN yaitu PT Pertamina (Persero) pada saham seri B serta Pemerintah Negara Republik Indonesia punya satu saham preferen yang merupakan saham seri A Dwiwarna.

 

Check Also

Saham Indofood

Tertarik dengan Saham Indofood? Ini 2 Cara Membelinya!

Cara membeli saham Indofood berikut ini mungkin bisa Anda terapkan saat tertarik dan hendak membeli …