pexels artem beliaikin 1131221

Cara Mengelola Bengkel Motor

pexels artem beliaikin 1131221 scaled

Cara mengelola bengkel motor yang baik dan benar, tentu ada strateginya tersendiri. Karena seperti yang kita tau ada bengkel motor yang berhasil dan sukses hingga bisa membuka banyak cabang, ada pula bengkel motor yang tidak berkembang sama sekali. Banyak orang di luar sana yang akan membuka bengkel motor, tetapi tidak tau caranya seperti apa. Ada pula yang sudah membuka usaha bengkel motor, tetapi bingung cara mengembangkannya, dan ada juga yang sudah memiliki bengkel motor dan ingin membuat bengkelnya lebih besar lagi dan terkenal di mana-mana.

Artikel yang akan diulas berikut ini sangat cocok untuk Kamu karena dengan membaca artikel ini sampai selesai, Kamu akan mendapatkan banyak manfaat dan juga inspirasi yang mungkin bisa Kamu terapkan dalam bisnis Kamu.

Cara mengelola bengkel motor juga harus Kamu pelajari betul karena dengan mengelola bengkel motor yang baik, Kamu bisa memberikan pelayanan lebih kepada konsumen Kamu, Mengelola bengkel motor cakupannya sangat luas sekali, seperti cara promosi, cara mengelola Sumber Daya Manusia, dan juga cara mengelola hal lainnya yang masih berkaitan dengan usaha bengkel motor. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai cara mengelola bengkel motor dari sudut pandang marketing.

Cara Agar Bengkel Motor Ramai

Cara agar bengkel motor ramai pelanggan merupakan salah satu hal dalam mengelola bengkel motor. Dalam menentukan cara agar bengkel motor ramai, Kamu bisa melakukan berbagai teknik marketing. Namun karena terbatasnya waktu dan sumber dana, Kamu harus menentukan betul saluran marketing yang tepat agar bisnis bengkel Kamu berjalan dengan baik.

Sebelum berbicara bagaimana cara membuat agar bisnis bengkel Kamu ramai, apakah Kamu sudah mengetahui siapa target market? Maksudnya adalah Apakah Kamu sudah mengenal betul target market Kamu? Mulai dari usia, lokasi tempat tinggal, profesi mereka, dan hal lainnya yang berkaitan dengan calon konsumen Kamu tersebut? Jika belum mengetahui nya Kamu harus segera mencari tahu hal-hal tersebut agar dana marketing dan usaha yang Kamu lakukan bisa tepat sasaran dan berjalan optimal. Untuk itu Kamu harus memperhatikan beberapa aspek berikut ini:

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan untuk pemasaran (dari sudut pandang penjual):

1. Tempat yang Strategis

Ketika memiliki usaha bengkel motor di tempat strategis, tentu berbeda dengan mereka yang memiliki usaha bengkel motor di tempat yang tidak strategis. Cara memasarkan bengkel di lokasi yang kurang strategis memerlukan usaha yang lebih dibandingkan dengan yang strategis. Usaha marketingnya pun tergantung dari target market yang dibidik oleh kedua bengkel tersebut.

Dalam hal lokasi strategis dan tidak strategis, harus di pertimbangkan untuk Kamu yang baru akan memulai usaha bengkel. Karena Kamu yang baru mulai usaha bengkel harus menyesuaikan anggaran marketing dengan anggaran sewa tempat. Biasanya semakin strategis suatu tempat maka semakin mahal biaya sewanya.

2. Produk yang Bermutu

Produk maupun service yang Kamu tawarkan harus bermutu. Kamu bisa menawarkan produk seperti spare part, akesesoris dan produk lainnya dengan kualitas unggulan. Jangan sampai Kamu menawarkan produk cacat ataupun produk-produk yang tidak dibutuhkan konsumen. Karena itu Kamu harus mencari supplier yang baik dan benar agar konsumen Kamu tidak kecewa.

Selain itu Kamu juga harus menawarkan pelayanan yang baik. Karena pada saat Kamu menawarkan service kepada konsumen, sama saja Kamu menawarkan solusi kepada mereka atas permasalahan yang mereka hadapi. Kamu bisa memberikan pelayanan spesial kepada pelanggan setia Kamu seperti tidak perlu antre, gratis cuci motor, hingga diskon atau bahkan gratis service setelah beberapa kali service di bengkel Kamu.

Kamu juga bisa menawarkan service lainnya di luar jasa bengkel seperti memberikan gratis minuman ringan untuk konsumen sambil menunggu motornya selesai diservice, memberikan jasa konsultasi, memberikan space arena bermain untuk anak-anak untuk para konsumen yang membawa anak-anak, jasa menjemput motor dari rumah konsumen, dan jasa lainnya yang bisa menunjang bisnis Kamu.

3. Harga yang Kompetitif

Harga yang kompetitif pun harus Kamu tentukan dengan benar, kompetitif artinya bukan harga yang paling murah ataupun mematikan konsumen Kamu dengan perang harga. Harga kompetitif adalah harga yang sesuai dengan kantong konsumen dan juga Kamu masih mendapatkan profit. Jangan sampai Kamu berperang dalam harga, tetapi bersainglah dalam kualitas.

4. Promosi yang Gencar

Kamu bisa melakukan promosi dengan gencar, asalkan Kamu memiliki anggaran marketing yang cukup dan juga memiliki wawasan yang tepat mengenai konsumen, agar dana marketing yang Kamu keluarkan bisa optimal.

Dari sudut pandang konsumen:

1. Kebutuhan dan Keinginan Konsumen

Marketing yang tepat jika dilihat dari sudut pandang konsumen adalah marketing yang bisa menyelesaikan permasalahan konsumen Kamu. Misalnya saja Konsumen sangat suka dengan free trial, maka Kamu bisa memberikan free trial service bengkel Kamu kepada calon konsumen agar mereka tidak ragu lagi dan semakin yakin dengan kualitas bengkel Kamu.

Misalnya ketika konsumen Kamu sangat malas terlalu sering mengeluarkan uang setiap bulannya, dan juga suka lupa untuk melakukan service, Kamu bisa membantu mengingatkannya dengan cara mengirim pesan pengingat kepada dia melalui SMS ataupun channel lainnya, dan agar konsumen Kamu tidak terlalu sering mengeluarkan uang, Kamu bisa memintanya membayar menggunakan kartu kredit agar setiap bulan bisa otomatis terbayarkan biaya servicenya tanpa dia harus mengeluarkan uang dari sakunya.

2. Biaya Konsumen

Biaya konsumen saya mengartikan bahwa biaya konsumen untuk mencoba service di bengkel Kamu, maupun biaya untuk ke bengkel Kamu. Maksudnya adalah biaya risiko yang dikeluarkan untuk mencoba service dibengkel milik Kamu. Karena bisa jadi konsumen Kamu telah memiliki langganan bengkel sendiri, akan tetapi berisiko untuk mencoba pelayanan Kamu, bisa jadi saat mencoba pelayanan bengkel Kamu justru lebih buruk dibandingkan langganan dia. Karenanya Kamu memerlukan strategi marketing yang tepat.

3. Kenyamanan

Kenyamanan, maksudnya adalah kenyamanan yang dimiliki konsumen Kamu sebelum, selagi dan setelah mencoba service bengkel motor Kamu. Kamu harus menawarkan berbagai kenyamanan untuk konsumen, seperti adanya pemisahan tempat untuk merokok dan tidak boleh merokok, gratis makanan dan minuman ringan, dan juga hal-hal lainnya yang membuat konsumen Kamu merasa nyaman.

4. Komunikasi

Komunikasi yang tepat dan disampaikan di media yang tepat membuat konsumen Kamu bisa lebih mengerti permasalahan pada kendaraannya. Karena bisa jadi konsumen sama sekali tidak mengetahui permasalahan yang dihadapi motornya. Tentu Kamu harus menjelaskannya dengan santun, dan juga dengan bahasa yang mudah dimengerti. Semakin Kamu bisa menjelaskan dengan baik, semakin cepat mengerti pula konsumen Kamu. Dan jika konsumen Kamu telah teredukasi tentu akan mempermudah Kamu melakukan “closing” kepada mereka.

Baca juga: Cara Mengembangkan Usaha Kerupuk

Leave a Reply

Your email address will not be published.